Ads

Cara Berhijab Segi Empat Praktis

Bagi wanita yang memiliki kesibukan dan aktifitas yang padat, yang tidak bisa menghabiskan waktu berlama-lama di depan cermin, namun ingin tampil sytlish, modis dan anggun dalam berhijab, cara berhijab segi empat yang simple dan praktis menjadi pilihan yang utama. Simple bukan berarti kesan hijab dipakai seadanya tanpa penataan yang baik atau asal-asalan, tapi lebih mengacu kepada cara memakainya yang tidak terlalu ribet dan memakan banyak waktu.

Mungkin yang baru ingin berhijab ketika melihat balutan hijab orang lain, terpikir akan mengalami kesulitan dalam memakai hijab seperti yang dilihat, padahal jika sudah terbiasa, cara berhijab segi empat simple ini paling tidak hanya membutuhkan waktu 2-3 menit. Berikut ini kami sajikan melalui gambar dan penjelasan cara memakai hijab segi empat praktis yang akan membuat penampilan Anda menjadi WOW.. dan tentu saja disandingkan dengan balutan busana yang sesuai (baca juga : Pakaian dan Hijab). Pada dasarnya praktiknya tidaklah rumit dan berbelit-belit, asalkan anda mengikuti tutorial yang disajikan di bawah ini, let's start..

model cara berhijab segi empat


Yang perlu dipersiapkan antara lain:
  • Hijab segi empat
  • Inner hijab
  • Jarum pentul
  • Bros (optional sebagai aksesoris tambahan)

Langkah 1 : Bentangkan hijab di atas kepala

cara berhijab segi empat gambar 1

Siapkan hijab tanpa harus dibentuk menjadi segitiga, lalu bentangkan di atas kepala, atur posisi hijab sama panjang antara kanan dan kiri.

Langkah 2 : Bagian kiri ke sebelah kanan

cara berhijab segi empat gambar 2

Pada langkah kedua ini yang harus Anda lakukan yaitu menarik sisi hijab sebelah kiri, dililitkan melingkar menuju arah telinga kanan, untuk menjaga supaya posisinya kuat dan tidak mudah lepas, sematkan dengan menggunakan jarum pentul.

Langkah 3: Angkat sisi yang telah disematkan ke arah depan

cara berhijab segi empat gambar 3

Kemudian angkatlah ke arah depan ujung dari hijab yang baru anda sematkan pada langkah kedua sebelumnya.

Langkah 4 : Naikkan hasil yang telah disematkan ke atas kepala

cara berhijab segi empat gambar 4

Coba perhatikan gambar 4 di atas, secara perlahan menaikkan ujung hijab hasil sematan  pada langkah sebelumnya ke atas kepala.

Langkah 5 : Kembali ke telinga sisi kiri

cara berhijab segi empat gambar 5

Biarkan ujung hijab yang telah Anda naikkan pada langkah sebelumnya sampai ke telinga sebelah kiri, dan kembali gunakan jarum pentul untuk menguatkan posisinya supaya tidak lepas.

Langkah 6 : Aksesoris? Yup, bisa menambah anggun penampilan

cara berhijab segi empat gambar 6

langkah ini optional, ada kalanya aksesoris bisa menambah keanggunan, namun jangan terlalu berlebihan. Anda bisa menyematkan bros pada bagian telinga sebelah kanan Anda.


dan hasilnya..

cara berhijab segi empat

Indah kan..? Nah jangan ragu untuk memulai bagi yang memutuskan untuk berhijab, untuk mendapatkan penampilan yang maksimal, Anda juga harus lebih kreatif memadukan hijab dengan pakaian dan kreasi warna dikenakan plus tambahan aksesoris lainnya jika diperlukan, di blog ini telah telah diulas mengenai hal tersebut sebelumnya. Nantikan tutorial cara berhijab segi empat kreasi lainnya.

Image souce : Vemale.com

0

Manfaatkan Cermin..

Untuk memaksimalkan tampilan berhijab, faktor pakaian yang Anda kenakan juga turut memegang peranan yang sangat besar. Jangankan dengan tambahan hijab, terkadang kita banyak melihat penampilan seseorang itu sangat tidak enak dipandang hanya karena salah dalam hal berpakaian. Untuk berpenampilan modis dan stylish sebenarnya tidak ada kamus pakaian yang dikenakan harus bermerek ataupun mahal, yang diperlukan hanya sedikit kreativitas dan pengetahuan dalam memadukan pakaian yang cocok untuk Anda.

Banyak faktor yang harus kita perhatikan, antara lain corak, jenis bahan yang digunakan, warna pakaian, warna kulit, kondisi cuaca, situasi dan kondisi, dan lain sebagainya. Pembahasan dalam blog cara berhijab segi empat kali ini, akan kita pusatkan pada warna dan corak

memillih warna cara berhijab segi empat

Pernahkah Anda melihat sesorang yang terlihat rada sedikit aneh dari cara berpakaiannya, bajunya berwarna ungu dengan setelan jins berwarna biru? atau atasan berwarna kuning bawahan berwarna coklat, dan lain sebagainya. Yap, terkadang banyak orang sepele dengan warna, padahal warna memegang peranan sangat penting dalam penampilan Anda. Memadukan warna yang salah berdampak pada penampilan yang tidak sedap dipandang mata. Mungkin itu selera tersendiri bagi pemakainya, namun jangan heran kalau banyak tatapan mata akan tertuju pada Anda karena merasa aneh melihat cara berpakaian Anda. 

Menyelaraskan hijab dengan warna pakaian yang Anda kenakan memang bukan perkara yang mudah. Terkadang banyak orang tidak mau ambil pusing, cukup dengan menyamakan warna pakaian dengan warna hijab walaupun sebenarnya antara baju dan hijab tidak harus sewarna, Sebenarnya beda warna antara pakaian dan hijab bisa menjadikan penampilan semakin menawan jika paham bagaimana cara memadukan warna yang selaras antara keduanya, semua itu tentu harus disesuaikan dengan kegiatan atau acara yang kita lakukan, apakah kegiatan bersifat formal ataupun non formal.

Di bawah ini beberapa tips dalam memadukan antara hijab dengan pakaian:

Warna

Hijab Berwarna Hitam atau Putih

Hijab dengan warna hitam atau putih akan cocok dikombinasikan dengan busana berwarna apapun. Bagi yang tidak mau terlalu dipusingkan dengan pemilihan dan kombinasi warna busana, alternatif hijab dengan warna hitam atau putih bisa menjadi pilihan yang tepat, hanya saja Anda juga harus paham bahwa putih itu bersifat menerangkan dan hitam itu menggelapkan, jangan mengkombinasikan warna putih dengan warna putih atau mendekati putih, sebaliknya hitam jangan dipadukan dengan warna yang terlalu gelap. Perhatikan juga warna kulit Anda, kulit yang agak hitam jangan dipadukan dengan busana yang terlalu cerah atau menyala, karena akan membuat kesan kulit hitam anda terekspos dengan jelas, sementara orang yang berkulit putih atau kuning langsat, biasanya lebih flexibel dalam memakai pakaian dengan warna apapun.

Hijab Berwarna Cerah (Merah, Kuning, Biru, atau Orange)

Hijab dengan warna-warna seperti di atas, sangat cocok dipadukan dengan pakaian berwarna tanah atau logam, seperti coklat tua, emas, perak, tembaga. Kombinasi dari kedua warna tersebut akan menghasilkan penampilan yang lembut dan tidak kontras.

Hijab Berwarna Hijau

Untuk mendapatkan tampilan cantik dan natural, warna hijau cocok dikombinasikan dengan warna tanah, bebatuan atau warna kayu. 

Hijab Berwarna Merah Jambu (pink)

Warna ini favorit bagi sebahagian besar kaum wanita, lebih cocok dipadukan dengan warna-warna gelap untuk menghasilkan kombinasi warna yang membuat warna pink menjadi semakin lembut misalkan warna coklat agak kehitaman, biru kehitaman, ataupun abu-abu

Kombinasi hijab dan pakaian


Corak

Ada orang yang memadukan pakaian atasan polos bawahan juga polos, begitu juga bagian bawah bermotif dan atas juga bermotif. Pilihan polos dengan polos akan menimbukan kesan kaku dan monoton, sementara bermotif dengan bermotif malah terkesan norak dan kelihatan kurang rapi. Perpaduan terbaik adalah dengan mengkombinasikan antara polos dengan bermotif. Sama halnya dengan hijab, jika memakai baju polos, sebaiknya hijab yang digunakan sedikit bermotif tapi jangan terlalu "ramai" motifnya yang malah bisa menimbulkan kesan norak di bagian hijab, dan pakaian yang bermotif lebih cocok dikombinasikan dengan hijab yang polos. Jika ingin memakai hijab yang bermotif dengan baju yang bermotif, usahakan motif yang digunakan memiliki karakter yang hampir sama dan tidak terlalu "ramai" motifnya, misalkan motif kotak dengan kotak, garis dengan garis, jangan kotak dicampur dengan garis-garis.


0

Nyaman berhijab?

Dalam berhijab, tidak selalu mempertimbangkan dari sisi kecantikan atau keindahan saja, walaupun pertimbangan pertama dalam berhijab dan paling utama adalah untuk menutupi aurat, namun masih ada beberapa faktor penting yang bisa menjadikan penampilan dalam berhijab menjadi lebih maksimal yang bisa membuat Anda menjadikan hijab salah satu pelengkap pakaian yang wajib setiap saat. dimana salah satu faktor penting itu adalah kenyamanan saat anda berhijab.

Kenyamanan dalam berhijab salah satunya ditentukan dari apa bahan kain pembuat hijab itu sendiri. Jadi sebelum memutuskan membeli, pastikan Anda mengetahui bahan apa yang digunakan dalam membuat hijab. Mungkin kita sering mendengar keluhan ataupun pertanyaan teman atau saudara yang merasakan kepanasan ataupun gatal-gatal ketika mengenakan hijab, penyebabnya tidak lain karena ketidaktahuan akan jenis kain pembuat hijab dan pada saat yang bagaimana hijab itu cocok untuk dikenakan.
Bahan kain pembuat hijab
Cara berhijab segi empat kali ini juga turut membahas bahan-bahan apa saja yang biasa digunakan untuk membuat hijab, sehingga bagi yang berniat membeli dan menggunakan hijab bisa memilih hijab dengan bahan yang sesuai dengan keperluan, kapan dan dimana, dan pada situasi yang bagaimana yang cocok dalam mengenakan hijab tersebut, karena banyak tutorial berhijab tidak menyajikan hal tersebut.

Bahan kain yang biasa digunakan untuk hijab antara lain:

Katun (cotton)

bahan hijab dari kain katun


Bahan yang terbuat dari kapas murni alami ini memiliki karateristik yang lembut, halus, tahan lama mudah menyerap keringat cairan, tidak gampang kusut, tidak luntur dan tidak berbulu. Tidak mengherankan banyak digunakan sebagai bahan pembuat pakaian salah satunya seragam sekolah dan kini banyak dijadikan sebagai bahan dalam pembuat hijab. Karateristiknya yang lembut, nyaman dan mudah menyerap keringat membuatnya cocok digunakan pada semua kondisi cuaca, termasuk cuaca panas sekalipun. Kekurangan dari bahan katun ini, agak tebal dan kaku, yang mungkin membuat Anda agak kesulitan dalam membuat kreasi yang diinginkan.

PE (Poly Ester)

bahan hijab dari kain polyester


Banyak yang mengenal kain ini dengan nama Terylene, Dacron, Trivera, Tetron. Berbahan dasar benang polyester, bahan ini tingkatannya dibawah kain katun. Untuk membedakannya dengan katun, jika PE dibakar, baunya seperti plastik dibakar, apinya berjalan dengan cepat dan bahannya berubah menjadi arang, sedangkan katun baunya seperti kertas terbakar dan berubah menjadi abu. Bahan PE ini memiliki ketahanan yang baik terhadap bakteri dan jamur. Untuk hijab berbahan PE, sepertinya agak sulit untuk membuat kreasi yang diinginkan karena sifatnya yang kurang lentur dan kemampuannya menyerap keringat tidak sebaik bahan katun, sehingga membuat pemakainya agak sedikit kepanasan ketika menggunakannya.

Rayon

bahan hijab dari kain rayon


Sedikit memiliki kesamaan dengan katun, bahan ini memiliki kemampuan yang baik dalam menyerap keringat. Terbuat dari serat semi sintetik yang berbahan alami yaitu kayu yang memiliki kadar selulosa tinggi, membuat hijab berbahan rayon ini nyaman dipakai pada kondisi apapun. Kekurangan dari bahan ini adalah gampang kusut dan gampang luntur.

Sifon

bahan hijab dari kain sifon


Elegan, itulah kesan pertama yang muncul saat pertama melihat pakaian atau hijab dari bahan ini. Cocok dipakai saat menghadiri acara formal atau semi formal. Bahan dasarnya adalah serat rayon atau serat sintesis, tipis dan licin, dan tidak menyerap keringat, membuat pemakainya agak sedikit kepanasan. Namun kekurangannya mungkin tertutupi oleh sensasi dan tampilan kemewahannya saat mengenakan hijab berbahan sifon ini, dan sebenarnya bisa berhijab dengan bahan ini bisa diakali dengan memakai ciput yang berbahan kaos dibagian dalam agar tidak terlalu panas dan penampilan bisa lebih maksimal.

Pashmina / Kasmir

bahan hijab dari kain khasmir


Bahan ini tergolong mewah, kualitasnya baik, dan harganya juga tergolong mahal, namun harga mahal yang dibayar sebanding dengan kualitasnya yang baik, semakin dicuci malah semakin halus. Perawatannya juga harus ekstra, karena mencucinya tidak boleh sembarangan, harus menggunakan shampoo. Hijab berbahan kasmir sangat mudah dikreasikan karena teksturnya yang lentur, namun ketebalannya membuat hijab berbahan ini tidak cocok digunakan pada cuaca panas.

Lycra

bahan hijab dari kain lycra


Sering juga dikenal dengan Spandex, dengan karateristik sangat elastis, kuat dan memiliki ketahanan gosokan yang tinggi. Spandex dengan kualitas yang bagus memiliki pori-pori yang mampu menyerap keringat dengan baik, sehingga tidak mengherankan banyak hijabers menjatuhkan pilihannya pada hijab berbahan Lycra ini, mempertimbangkan kenyamanan dan kemudahannya dalam berkreasi.

Bahan-bahan di atas paling umum digunakan sebagai bahan pembuat jilbab, So.. hijabers ataupun yang berniat berhijab, semoga informasi di atas bisa menambah wawasan ataupun menjadi masukan sebelum memutuskan untuk membeli dan menggunakan hijab. Pertimbangkan bahan yang cocok digunakan sesuai dengan tujuan penggunaanya, apakah hijab untuk sehari-hari, acara semi formal, formal, dan lain sebagainya dengan tanpa mengabaikan fungsi utama hijab itu sendiri,


Baca juga => Pilih Hijab Anda! Faktor Pertama - Bentuk Wajah





0

Hijab yang bagaimana yang sesuai dan nyaman untuk Anda?

Memulai untuk berhijab memang bisa dikatakan susah-susah gampang. Ada kalanya banyak pertimbangan bagi yang hendak berhijab, terlintas seperti "bagaimana ya supaya cocok dengan wajah saya?" atau "duh bingung gimana bahan nyaman untuk hijab sehari-hari" coba sana sini, coba sana sini ujung-ujungnya malah tidak percaya diri dan lantas mengurungkan niat untuk berhijab.

Seperti kita ketahui, fungsi hijab awalnya murni sebagai pelengkap busana untuk menutupi aurat. Pada jaman dahulu desain dan kreasi hijab mungkin masih terkesan monoton, namun karena perkembangan dunia fesyen, inovasi dan kreasi terhadap hijab mulai banyak kita lihat sekarang ini. Hijab malah terkadang lebih banyak digunakan untuk keperluan menghias diri ketimbang fungsi utamanya sendiri. Beragam pilihan bahan dan corak hijab yang beraneka ragam, terkadang bisa membuat kita sedikit bingung untuk memilihnya karena mungkin kita akan memikirkan juga padanan pakaian yang cocok dengan hijab yang kita gunakan. Terkadang bisa kita jumpai, model dan corak hijab yang tidak cocok dengan pakaian yang dikenakan, malah akan memperburuk penampilan, atau bahkan bahan yang digunakan malah akan membuat wajah kita menjadi sedikit aneh, misalkan bentuk kepala yang keseluruhan terlihat lebih besar dan tidak seimbang dengan badan, atau terkadang penampilan sudah baik namun kurang nyaman karena panas, dsb.

Sebelum mempraktekkan cara berhijab segi empat di blog ini, ada baiknya bagi pembaca yang mungkin berniat untuk berhijab, terlebih dahulu membaca beberapa tips memilih hijab yang kami ulas di bawah ini. Ada tiga faktor penting harus Anda perhatikan yang sangat mempengaruhi penampilan berhijab Anda.

Bentuk Wajah

Banyak yang sedikit bingung ketika hendak mengaplikasikan gaya berhijab dengan bentuk wajah. Jika anda menghabiskan banyak waktu bercermin untuk melihat gaya berhijab, mungkin Anda salah satu orang yang mengalami kebingungan dalam menentukan penampilan berhijab yang sesuai termasuk dalam hal bentuk wajah. Beberapa bentuk wajah dan panduannya dalam mengaplikasikan hijab.

bentuk wajah untuk berhijab

1. Wajah agak panjang/ lonjong

cara berhijab untuk wajah panjang

Untuk wajah agak panjang, lebih cocok menggunakan hijab dengan bandana yang membantu memberikan kesan agak "berisi" pada wajah Anda. Jika rambut Anda panjang, boleh digelung tapi usahakan jangan terlalu tinggi. Hindari penggunaan pashmina dengan gaya ke depan dada yang akan memberikan kesan wajah Anda lebih panjang.

2. Wajah persegi

Berhijab untuk wajah persegi

Untuk wajah persegi, hindari penataan hijab yang malah akan mempertegas garis-garis tajam di area wajah dengan cara memilih hijab yang membulat yang akan membingkai lembut wajah Anda, sehingga bisa menyamarkan garis tajam area wajah tersebut. Salah satu contoh misalkan dengan menarik hijab bagian rahang agak maju sehingga menutupi bentuk tulang rahang yang tegas.

3. Wajah bulat

cara berhijab untuk wajah bulat

Untuk wajah bulat sangat tidak disarankan menggunakan bandana, karena lingkar bandana malah akan membuat wajah Anda malah terlihat semakin lebar pada area atas kepala sampai ke area telinga. Jika menggunakan inner sebaiknya menutup hingga area leher. Penggunaan aksesoris juga tidak disarankan karena berdampak wajah akan semakin terlihat membesar.

4. Wajah oval

cara berhijab untuk wajah oval

Bentuk wajah ini paling cocok untuk diaplikasikan dengan berbagai hijab. Pemilik wajah oval biasanya akan terlihat cocok dengan model hijab apapun, tinggal bagaimana hijab disesuaikan dengan warna kulit, usia, dan pakaian yang dikenakan.

Lanjutkan membaca => Pilih Hijab Anda! Faktor Kedua - Bahan Pembuat Hijab
0
Kalau berbicara tentang hijab, tentu tidak bisa terlepas dari wanita muslim. Hijab merupakan salah satu perlengkapan wajib dalam berbusana untuk muslimah, sesuai dengan tuntunan agama yang mewajibkan untuk menutup aurat. Budaya hijab/ jilbab sebenarnya telah ada sejak dulu kala, bahkan bukan saja dalam dikalangan wanita muslim, pada agama/ budaya lain, hijab/ jilbab termasuk salah satu perlengkapan busana yang juga tidak asing bagi sebahagian mereka. Di sini kita tidak akan dibahas dalam konteks agama apapun. Blog ini lebih membahas mengenai cara berhijab segi empat yang mungkin berguna bagi para wanita khususnya muslimah yang ingin memulai berhijab

Semakin berkembangnya jaman, banyak yang menjadikan fungsi hijab tidak hanya sebagai penutup aurat, tapi lebih kearah tren fesyen. Tidak sedikit model dan desain hijab yang bahkan telah tampil dibeberapa acara fesyen bergengsi termasuk juga di negara Barat, salah satunya New York Fashion Week 2015 dimana salah satu desainer muda asal Indonesia, Dian Pelangi ikut ambil bagian dan mendapat sambutan yang luar biasa dalam ajang fesyen bergengsi tersebut.

Hijab di New York Fashion Week 2015


Tidak bisa dipungkiri, banyak yang wanita yang merasa penampilannya lebih modis, anggun, dan sopan setelah memakai hijab. Pemikiran pada sebagian atau mungkin juga banyak orang mengenai cara berbusana muslim yang dahulu dinilai kuno, tidak stylish, monoton, dan kurang menarik, seakan kini telah sirna ditelan hiruk pikuknya jaman dan perkembangan dunia fesyen, ditambah lagi perkembangan mode busana muslim dan hijab pada desain dan kreasinya, mendukung hijab sebagai salah satu pelengkap busana yang wajib bagi banyak wanita, yang mungkin juga banyak hanya melihat dari sisi fesyen saja, bukan fungsi hijab sebenarnya sesuai dengan tuntunan agama.

Banyak wanita yang ingin memulai berhijab merasa agak bingung dan canggung, meski banyak tersaji panduan cara berhijab baik melalui media cetak maupun elektronik berupa blog-blog tutorial hijab, namun karena kurang pembahasan yang detail mulai dari pemahaman terhadap fungsi hijab/ jilbab itu sendiri, pemilihan bahan hijab nyaman dipakai, sampai pada cara pakai dan kreasi yang sesuai dengan bentuk wajah, membuat banyak yang belum mau mencobanya dan tampil. Tren hijab yang sedang marak saat ini adalah segi empat, karena dari sekian banyak jenis, hijab ini yang paling mudah dikreasikan menjadi model yang lebih modis dan simple. Pembahasan di blog ini secara khusus mengenai cara memakai hijab segi empat. Anda akan menjumpai banyak kreasi terbaru dan modern pada cara berhijab jenis tersebut, mulai dari cara berhijab segi empat simple untuk sehari-hari sampai pada cara berhijab untuk resepsi, kantor dan sebagainya, baik yang disajikan step by step melalui gambar maupun video singkat, yang mungkin membuat semakin antusias untuk memcoba hijab dipenampilan Anda selanjutnya.

0
Hijab segi empat

Sekilas cara berhijab segi empat

Mungkin banyak yang masih belum mengetahui, apa maksud dari hijab segi empat, karena banyak blog atau situs website yang menyajikan tutorial cara berhijab segi empat namun tidak menjelaskan kenapa dinamakan segi empat.

Maksud dari segi empat adalah dengan bentuk jilbabnya yang bujur sangkar sesuai dengan namanya segi empat, yang mana panjang pada keempat sisinya adalah sama. Praktis dan simple dengan pilihan dan desain aneka corak yang menarik menjadikan jenis hijab segi empat yang paling banyak dicari dan digunakan oleh wanita muslim belakangan ini. Untuk membuat menjadi segi tiga cukup dengan melipat dan mempertemukan bagian ujung yang saling berhadapan kemudian langsung ditutupkan tepat di tengah kepala lalu mengunakan peniti pada bagian bawah dagu.

Demikian penjelasan singkat mengenai pengertian hijab segi empat ini, semoga berguna bagi pembaca. Bagi pembaca yang mungkin belum paham apa dan bagaimana hijab serta tata cara pemakaian hijab silahkan ke halaman Sekilas Hijab


0

Apa itu hijab?

Hijab berasal dari bahasa Arab yang berarti "penghalang". Di beberapa negara Arab serta beberapa negara Barat, kata "hijab" sering ditujukan kepada kerudung yang digunakan oleh wanita muslim. Dalam ilmu Islam, hijab lebih tepat diartikan sebagai cara berpakaian yang pantas sesuai dengan hukum agama.

wanita berhijab

Adalah merupakan kewajiban bagi wanita muslim untuk menggunakan hijab sesuai dengan Firman Allah yang tertulis dalam Al-Quran

"Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang"  (QS. Al-Ahzab :59)


Cara berhijab yang benar yaitu hendaklah menutupi seluruh badan, kecuali wajah dan kedua telapak tangan, tidak tembus pandang atau berbahan tipis yang dapat memperlihatkan tubuh pemakainya, dan tidak ketat yang dapat memperlihatkan lekukan tubuh, tidak disemprot pafrum, tidak menyerupai pakaian pria ataupun wanita kafir, dan bukan merupakan pakaian untuk mencari keindahan ataupun popularitas semata namun lebih menekankan pada kesopanan. 

Namun mirisnya pada jaman sekarang ini, kebanyakan hijab digunakan hanya untuk tujuan mempercantik diri, bukan untuk untuk tujuan menutupi aurat sesuai dengan tuntunan Islam, dan parahnya lebih karena faktor ikut-ikutan tanpa pemahaman yang benar mengenai fungsi hijab itu sendiri. 

Di sini tidak akan membahas mengenai hukum agama mengenai hijab dsb, namun isinya lebih mengenai tutorial/ cara berhijab yang baik dan benar bagi melalui panduan dari gambar maupun video yang akan disertakan di blog ini. Beberapa cara hijab yang akan diulas disini diantaranya cara berhijab segi empat dan tutorial hijab segi empat simple.

Semoga blog ini bisa membantu.




0